counter free hit unique web

Granit Xhaka Minta Maaf pada Simpatisan Arsenal

SbobetMobileIndonesia Unggulan

Situs ini merupakan situs pilihan dari para kalangan pemain dan situs ini banyak sekali hal hal seputar bola yang akan sangat berguna bagi kalangan para pemain dan situs ini juga sudah terbukti sangat diminati oleh seluruh kalangan pemain indonesia dan di situs ini juga bukan hanya menyediakan hal ha seputar bola tapi juga akan disedikan jadwal bola yang berguna bagi para kalangan pemain dan juga menyediakan hasil prediksi yang sangat akurat dan terpercaya dan situs ini juga sudah banyak yang ketahui oleh para pemain indonesia

Kapten Arsenal, Granit Xhaka berterima kasih pada supporter yang sudah memberi suport. Pemain Swiss itu mohon maaf sebab kekeliruan yang dia kerjakan serta membuat Tottenham Hotspur cetak dua gol. 

Sudah diketahui, laga Arsenal menantang Tottenham yang diadakan di Emirates Fase, Minggu (1/9/2019), selesai dengan score 2-2. 

Spurs pimpin dua gol melalui tindakan Christian Eriksen serta penalti Hary Kane. Xhaka merasakan bersalah atas penalti itu. 

Arsenal mujur sebab Alexandre Lacazette serta Pierre-Emerick Aubameyang cetak dua gol serta selamatkan muka team di muka simpatisan sendiri. 

Xhaka juga tuliskan pesannya di Media Sosial Instagram.
“Terima kasih atas dukungan luar biasa di Emirates,” tulis Xhaka.

“Kami menunjukkan banyak karakter dan Anda membantu kami Kembali ke permainan. Untuk penalti itu kesalahan saya, saya tentu saja marah tentang hal itu tetapi saya tidak akan pernah menyerah!” tutup Xhaka.

Dengan hasil tambahan satu poin, Arsenal kini duduk diperingkat kelima Klasemen Premier League. Sementara Tottenham Hotspur duduk diperingkat kesembilan.

Mendapatkan Kritik Keras dari Pundit

Duel itu berjalan seru. Ada 32 pelanggaran serta delapan kartu kuning (tiga untuk Arsenal serta lima untuk Spurs). Xhaka harus memikul efek saat lakukan tekel pada Son Heung-min serta menyebabkan penalti.

Pundit Sky Sports, Gary Neville serta Graeme Souness enyampaikan kritikan tajam atas tindakan yang dikerjakan Xhaka.

“Pelanggaran yang dikerjakan oleh Xhaha ialah suatu yang membuat malu, ia telah berusia 26 tahun. Itu ialah suatu yang perlu Anda dalami pada minggu pertama Anda jadi pemain sepak bola profesional. Membuat malu,” kata Souness.

Gary Neville ikut juga mengkritik. 

“Saya sudah memandangnya lakukan hal sama minggu ke minggu, minggu ke musim, musim ke musim. Ia kelihatannya tidak belajar,” kata Legenda Manchester United itu.

Kami berharap informasi yang kami berikan ini akan sangat berguna sekali bagi para pemain dan kami juga berharap akan sangat menguntungkan sekali bagi para pemain

Berita Bola, Jadwal dan Prediksi Bola Terbaru © 2017 Agen Sbobet Resmi